Pemerintah Pekon Kutawaringin bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pekon Kutawaringin menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA). Kegiatan yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya lokal ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman serta kreativitas masyarakat dalam menyajikan menu pangan yang sehat bagi keluarga.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Camat Kecamatan Adiluwih, perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pringsewu, perwakilan dari puskesmas Adiluwih,Kepala Pekon Kutawaringin, serta jajaran pengurus dan anggota Tim Penggerak TP PKK Pekon Kutawaringin.
Dinas Ketahanan Pangan Pringsewu menjelaskan bahwa konsep B2SA bukan berarti harus mahal. Dengan memanfaatkan kekayaan alam dan pangan lokal yang ada di sekitar pekon—seperti umbi-umbian, sayuran pekarangan, serta hasil ternak lokal—masyarakat sebenarnya sudah bisa memenuhi kebutuhan gizi harian secara seimbang dan aman.
Kepala Pekon Kutawaringin mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari pihak kecamatan dan dinas terkait. Ia berharap ilmu yang didapatkan oleh para peserta dari tim penggerak PKK ini tidak berhenti di ruang bimtek, melainkan dapat dipraktikkan langsung di rumah masing-masing. Pengolahan Pangan B2SA Berbasis Sumber Daya LokalPengolahan Pangan B2SA Berbasis Sumber Daya Lokal merupakan program Bupati Pringsewu terutama pengembangan tepung mocaf.
Selama kegiatan, para kader TP PKK Pekon Kutawaringin terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan pengolahan pangan. Bimtek ini diharapkan mampu membuka peluang inovasi kuliner baru yang tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi kreatif berbasis pangan lokal di Pekon Kutawaringin.